News Pasangkayu– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sulbar tengah mematangkan persiapan untuk menghadapi ajang bergengsi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII yang akan berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 9–19 Oktober 2025.
Dalam event nasional dua tahunan yang mempertemukan para qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik se-Indonesia ini, Sulbar akan mengirimkan 31 orang sebagai duta daerah. Rombongan tersebut terdiri atas 20 khafilah yang akan berlomba di seluruh cabang, 7 official, 2 pelatih, 1 tenaga medis, serta 1 tim publikasi.
Training Center di Mamuju
Sekretaris LPTQ Sulbar, H. Makdum Ibrahim, mengungkapkan bahwa seluruh peserta akan terlebih dahulu menjalani Training Center (TC) di Asrama Haji Transit Mamuju. TC ini berlangsung sejak 7 Oktober hingga 9 Oktober 2025, sebagai ajang pemantapan mental, vokal, serta penguatan spiritual para peserta sebelum bertolak ke Kendari.
Keberangkatan rombongan dijadwalkan sehari setelah pelepasan, yakni Jumat, 10 Oktober 2025 pukul 10.00 WITA melalui Bandara Tampa Padang, Mamuju.
Makdum menegaskan, pihaknya bersama tim pelatih telah bekerja keras memberikan pembinaan sejak jauh hari. “Kami berharap para peserta tidak hanya tampil maksimal, tetapi juga mampu membawa pulang prestasi membanggakan untuk daerah,” ujarnya.

Baca Juga: PT Mamuang dan Warga Desa Pajalele Raih Apresiasi DLH Pasangkayu atas Inovasi Pupuk Kompos
Selain itu, ia menekankan pentingnya STQH sebagai sarana memperkokoh ukhuwah Islamiyah antar-provinsi, sekaligus wahana dakwah yang memperlihatkan keindahan syiar Al-Qur’an.
STQH Nasional XXVIII: Ajang Bergengsi
STQH Nasional XXVIII di Kendari akan memperlombakan berbagai cabang, mulai dari Tilawah Al-Qur’an, Hifzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, hingga Hifzil Hadits. Event ini dipastikan menyedot perhatian publik karena mempertemukan para talenta terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.
Sulbar sendiri menargetkan pencapaian yang lebih baik dibanding perhelatan sebelumnya. Dengan persiapan yang lebih matang, dukungan penuh pemerintah daerah, serta doa masyarakat, peluang untuk mencetak prestasi terbuka lebar.
“InsyaAllah, dengan doa dan dukungan masyarakat Sulbar, khafilah kita bisa memberikan yang terbaik. Semoga kiprah ini menjadi ladang pahala sekaligus mengharumkan nama daerah,” pungkas Makdum.










