Kesal Motornya Rusak, Kakek di Pasangkayu Membakar Kendaraannya

by -246 Views

Warga di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, sempat geger akibat aksi nekat seorang kakek yang membakar sepeda motor miliknya di pinggir jalan. Pria lanjut usia tersebut mengaku sangat kesal karena kendaraan kesayangannya itu terus-menerus mengalami kerusakan mesin saat ia gunakan untuk bekerja. Bahkan, api dengan cepat melahap seluruh badan motor hingga hanya menyisakan kerangka besi yang menghitam di lokasi kejadian.

Beberapa warga yang melintas sempat berusaha memberikan pertolongan guna memadamkan kobaran api yang membubung tinggi. Oleh karena itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat karena banyak pengendara yang berhenti untuk melihat insiden tersebut dari jarak dekat. Namun, sang kakek justru melarang warga untuk memadamkan api dan membiarkan motornya hangus terbakar sebagai luapan rasa frustrasinya.

Kronologi dan Puncak Kekesalan

Kejadian bermula saat sang kakek sedang menempuh perjalanan menuju kebun, namun tiba-tiba mesin motornya mati secara mendadak. Selain itu, ia mengaku sudah berulang kali membawa motor tersebut ke bengkel dan menghabiskan banyak biaya untuk perbaikan yang tidak kunjung tuntas. Sebab, ia merasa sangat terbebani secara ekonomi dan mental karena kendaraan tersebut merupakan satu-satunya alat transportasi yang ia miliki.

Akibatnya, emosi sang kakek memuncak hingga ia memutuskan untuk menyulut api pada tangki bahan bakar kendaraannya tersebut. Namun, ia tidak menyadari bahwa aksi pembakaran di pinggir jalan tersebut dapat membahayakan keselamatan orang lain di sekitarnya. Selanjutnya, pihak kepolisian setempat yang mendapatkan laporan segera mendatangi lokasi guna menenangkan sang kakek serta mengamankan situasi.

Respons Pihak Berwajib dan Mediasi

Petugas kepolisian mencoba melakukan pendekatan persuasif kepada sang kakek guna memahami alasan di balik tindakan berbahaya tersebut. Bahkan, polisi memberikan edukasi mengenai risiko kebakaran lahan jika percikan api merambat ke semak-semak kering di sekitar jalan raya. Oleh sebab itu, aparat meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi yang murni didasari oleh faktor emosional pribadi tersebut.Gegara Capek Dorong Motor, Kakek di Pasangkayu Kesal dan Bakar Motornya -  Tribun-sulbar.com

Baca juga:UT Majene & SALUT Jalin Sinergi dengan Kodim 1427

“Beliau merasa putus asa karena motornya selalu mogok. Oleh karena itu, kami memberikan pembinaan agar beliau tidak mengulangi tindakan membahayakan diri sendiri,” ujar salah satu petugas keamanan.

Selanjutnya, polisi membantu mengevakuasi bangkai kendaraan tersebut agar tidak mengganggu keindahan kota serta kelancaran arus lalu lintas. Dengan demikian, situasi di lokasi kejadian kembali kondusif setelah sang kakek setuju untuk pulang bersama anggota keluarganya yang menjemput.

Pentingnya Manajemen Emosi

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketenangan dalam menghadapi tekanan hidup atau masalah teknis kendaraan. Sebab, tindakan merusak harta benda sendiri secara anarkis hanya akan menambah kerugian finansial yang jauh lebih besar di masa depan. Oleh karena itu, berkonsultasi dengan ahli mesin atau meminta bantuan rekan kerja merupakan solusi yang jauh lebih bijak daripada melakukan aksi pembakaran.

Berikut adalah tiga fakta utama terkait insiden ini:

  1. Motif Utama: Rasa frustrasi akibat kendaraan yang mogok berkali-kali meski sudah sering diperbaiki.

  2. Kerugian Total: Motor hangus 100% dan tidak dapat digunakan kembali untuk aktivitas harian.

  3. Langkah Polisi: Memberikan teguran lisan serta edukasi keselamatan publik kepada pelaku.

Meskipun demikian, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa yang cukup menarik perhatian publik Pasangkayu ini. Sebagai penutup, kejadian kakek membakar motor ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi warga lainnya agar selalu mengedepankan akal sehat. Dengan demikian, mari kita saling peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar kita agar mereka tidak merasa sendirian saat menghadapi kesulitan hidup.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.